Mengapa anak-anak menjadi sangat stress terhadap suatu hal???

Menurut mereka, stress yang dialami oleh anak-anak yaitu ketika tidak bisa mengerjakan soal-soal matematika… atau keadaan gugup ketika maju di depan kelas… atau banyak tugas yang harus dikerjakan, ada matematika, fisika, biologi, tetapi bingung yang mana yang harus dikerjakan terlebih dahulu. Bagaimana jika saya tidak bisa… apa yang akan terjadi pada saya… apa yang akan terjadi pada orang tua saya… berbagai macam pikiran seperti itulah yang membuat stress. Sikap perfeksionis menurut mereka adalah suatu sikap berusaha menjadi unggul dan ikut memikirkan ekspektasi dari orang lain. Berekspektasi memang baik untuk membangun diri kita, tetapi ekspektasi yang berlebihan dapat menyebabkan badan kita dalam kondisi “emergency” (darurat) dan menyebabkan terganggunya pikiran kita. 

Lalu bagaimana membantu mereka untuk mengatasi rasa stress??

Stress biasanya muncul bersamaan dengan tingkah laku yang aneh. Jadi, jika ada teman-teman kita yang melakukan hal-hal aneh, bantu mereka untuk menenangkan diri. Orang yang stress biasanya membutuhkan teman yang dapat mendorong kita supaya dapat melewati masa-masa sulit. Bisa juga kita membuat sebuah tim sehingga kita tidak hanya satu-satunya orang yang melalui hal sulit tersebut.

Jadi…

Biarkan anak-anak berbicara tentang apa yang mereka takutkan, khawatirkan, harapkan, ragukan, goal-kan, pertanyakan, mimpikan, alami tentang kegagalan dan kesuksesan, inspirasikan, pikirkan… dan yang lebih penting biarkan mereka saling berbicara

Sember : TED-Ed Club

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s